Kamis, 27 Desember 2012

al-islam

MAKALAH
PENTINGNYA BERAHKLAK MULIA DALAM KEHIDUPAN
DISUSUN OLEH :
MARTONO
NIM:110241016


I.PENDAHULUAN
A.Latar Belakang       
Segala puji bagi Allah SWT sang pemilik langit dan bumi.Tuhan semesta alam yang selalu melimpahkan rahmat-Nya dan memberi taufik dan hidayah-Nya untk kami sehingga makalah yang berjudul Menjadi Manusia yang Berakhlak dapat terselesaikan.Dan kami menyadari makalah ini masih terdapat kekurangan-kekurangan jadi mohon kritik dan saran dari para pembaca dan semoga makalah ini juga berguna untuk semua yang membacanya.
            Manusia sebagai makhluk yang berakhlak wajib menjaga akhlak yang baik dan menjauhi akhlak yang buruk.Kualitas keberagamaan seseorang dinilai dari akhlak orang itu sendiri.Ahklak merupakan dimensi nilai dari syariat islam maka,islam dapat dilihat dari berbagai dimensi sebagai keyakinan,sebagai ajaran dan sebagai aturan.
B.Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari makalah ini terdiri dari :
1.Urgensi akhlak dalam kehidupan
2.urgensi akhlak dalam kehidupan pendidikan.
C.Tujuan Penulisan
            Adapaun tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1.Mengetahui Urgensi akhlak dalam kehidupan,
2.Mengetahui Akhlak dalam Kehidupan Pendidikan.

II.PEMBAHASAN
A.Urgensi Akhlak dalam kehidupan
Akhlak adalah roh kepada risalah Islam sementara syariat adalah lembaga jelmaan daripada roh tersebut. Ini bererti Islam tanpa akhlak seperti rangka yang tidak mempunyai isi, atau jasad yang tidak bernyawa. Sabda Rasulullah saw yang bermaksud :"Islam itu akhlak yang baik". Begitu juga sabda Baginda yang bermaksud : "Tidak ada sesuatu yang lebih berat timbangannya selain daripada akhlak yang mulia."
Menurut bahasa: kata akhlak berasal dari kata (al-khulq) berarti kebiasaan, perilaku, perangai, tingkah laku, adat kebiasaan, namun juga berarti agama itu sendiri.Kata (al-khulq) ini di dalam Al-Quran hanya terdapat pada dua tempat saja, diantaranya:
Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) memiliki akhlak yang agung. (Al-Qalam: 4)Menurut istilah: Antara definisi akhlak menurut istilah adalah: sifat yang tertanam di dalam diri yang dapat mengeluarkan sesuatu perbuatan dengan senang dan mudah tanpa pemikiran, penelitian dan paksaan. Ibn Miskawaih, filsuf Islam yang terkenal mendefinisikan: Akhlak itu sebagai kondisi jiwa yang mendorong melahirkan perbuatan tanpa pemikiran dan penelitian.
 Imam Ghazali radhiyallahu anhu mengatakan: Akhlak adalah suatu kondisi yang tertanam di dalam jiwa yang menampilkan perbuatan-perbuatan dengan senang tanpa membutuhkan pemikiran dan penelitian. Apabila perbuatan yang keluar itu baik dan terpuji menurut syara dan akal, perbuatan itu dinamakan akhlak yang mulia. Sebaliknya ketika keluar perbuatan yang buruk, ia dinamakan akhlak yang buruk.
 Menurut Islam: Islam memiliki dua sumber yaitu Al-Quran dan As-Sunnah yang menjadi pegangan dalam menentukan segala urusan dunia dan akhirat. Kedua sumber itu juga yang menjadi sumber akhlak Islamiyyah.Akhlak adalah suatu system yang menilai perbuatan lahir dan batin manusia baik secara individu, kelompok dan masyarakat dalam interaksi hidup antara manusia dengan baik secara individu, kelompok dan masyarakat dalam interaksi hidup antara manusia dengan Allah, manusia sesama manusia, manusia dengan hewan, dengan malaikat, dengan jin dan juga dengan lingkungan
Akhlak dengan sang pencipta.Dan Allah menerima salat seseorang bukan karena sebagai hamba, tetapi lebih kepada kemuliaan akhlaknya, seperti ikhlas tanpa pamrih, tidak bekerja karena atasan, menyantuni anak yatim, orang miskin, orang yang terkena musibah, tidak bermaksiat. Bila akhlak kita belum baik, maka salat belum di terima, bahkan ada kemungkinan kita termasuk orang-orang tidak berakhlak, lebih dari itu, jika kita belum mampu mencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar, sebenarnya kita telah gagal dalam ritual salat, dan kepribadian kita diragukan.
Bahkan, manusia paling jelek di sisi Allah pada hari kiamat adalah manusia berakhlak jelek, "Sesungguhnya manusia paling jelek di sisi Allah pada hari kiamat adalah orang yang ditinggalkan orang lain karena menghindari kejelekannya," (HR. Bukhari). Ternyata Allah mengolongkan manusia yang tidak berakhlak termasuk manusia yang paling jelek di hadapan-Nya. Sebaliknya orang paling dicintai oleh Rasulullah adalah yang paling berakhlk sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempat duduknya pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya, "HR. At-Tirmidzi).
Ternyata, orang mukmin yang sempurna imannya bukan karena banyak ibadahnya, tetapi yang baik akhlaknya,) "Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya," (HR. Abu Daud. 
Dari penjabaran diatas maka jelaslah akhlak merupakan hal yang vital dan kehidupan kita terhadap Sang Pencipta.
Akhlak dengan manusia diantaranya:
1.Akhlak dengan Rasulullah
yaitu beriman dengan penuh keyakinan bahwa nabi Muhammad saw adalah benar-benar nabi dan rasul Allah yang menyampaikan risalah kepada seluruh manusia dan mengamalkan sunnah yang baik yang berbentuk perintah maupun larangan.
2.Akhlak dengan orangtua
 yaitu berbuat baik (berbakti) ke pada orang tua. Berbuat baik di sini mengandung arti meliputi dari segi perbuatan, perkataan dan tingkah laku.Misalnya berkata dengan sopan dan hormat, merendahkan diri, berdoa untuk keduanya dan menjaga kebutuhan hidupnya ketika mereka telah uzur dan sebagainya.Firman Allah yang artinya: "Kami perintahkan manusia berbuat baik kepada kedua orang tua."
3.Akhlak dengan guru
Maksud dari sebuah hadits Nabi saw: "Muliakanlah orang yang kamu belajar darinya." Setiap murid diharuskan memuliakan dan menghormati gurunya karena peran guru mengajarkan sesuatu ilmu yang merupakan hal penting di mana dengan ilmu tersebut manusia dapat menduduki tempat yang mulia dan terhormat dan dapat mengatasi berbagai kesulitan hidup baik kehidupan di dunia maupun di akhirat.
4.Akhlak kepada tetangga
Umat Islam dituntut untuk berbuat baik terhadap tetangga.Misalnya tidak menyusahkan atau mengganggu mereka seperti membunyikan radio kuat-kuat, tidak membuang sampah di muka rumah tetangga, tidak menyakiti hati mereka dengan kata-kata kasar atau tidak sopan dan sebagainya. Bahkan berbuat baik terhadap tetangga dalam pengertiannya itu dapat memberikan sesuatu pemberian kepada mereka apakah dukungan moral atau material.
5.Akhlak suami istri
Firman Allah Ta'ala: "Dan gaulilah olehmu istri-istri itu dengan baik."
6.Akhlak dengan anak- anak
Islam menetapkan peraturan terhadap anak-anak.Sabda Rasulullah saw yang artinya: "Anak lelaki disembelih aqiqahnya pada hari ketujuh dari kelahiran dan diberi nama dengan baik-baik dan dihindarkan ia dari hal-hal yang memudharatkan. Ketika berusia enam tahun harus diberi pengajaran dan pendidikan akhlak yang baik."
7. Akhlak dengan kaum kerabat
 Firman Allah yang artinya: "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan dan memberi kepada kaum kerabat."
B.Urgensi Akhlak dalam Kehidupan Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu cara untuk mencorak manusia menjadi seseorang yang beriman. Iman adalah dasar akhlak Islam. Tidak akan sempurna iman seseorang jika tidak disertai oleh akhlak yang baik.Akhlak adalah sesuatu yang dapat dirubah dan dibentuk. Karena itu setiap ayat al-Quran menyeru manusia berbuat baik dan mencegah manusia dari melakukan perbuatan mungkar. Biasanya didahului dengan panggilan "Wahai orang-orang yang beriman" kemudian barulah diikuti dengan perintah atau larangan. Iman yang teguh tetap membutuhkan akhlak yang teguh. Jika terjadi kemerosotan akhlak di kalangan manusia, penyebabnya adalah kelemahan iman dan tunduk kepada kefasikan atau kejahatan yang dilakukan oleh seseorang.
Dalam kehidupan pendidikan,kita benar-benar harus mempunyai akhlak yang baik karena dari lingkungan pendidikan inilah akhlak kita dapat dibentuk dan dirubah tapi dalam hal ini lingkungan pendidikan inipun harus lingkungan pendidikan yang berakhlak pula dan dengan pendidik yang juga berakhlak tinggi.Pendidik yang bisa mengarahkan dan memberi contoh akhlak yang baik kepada semua yang ada dilingkungan pendidikan itu sendiri.Karena tanpa pendidik yang berakhlak baik maka,sangat tidak mungkin akhlak dilingkungan itu juga akan baik.
Sebuah hadisth Nabi Muhammad saw: "Muliakanlah orang yang kamu belajar daripadanya." Setiap murid dikehendaki memuliakan dan menghormati gurunya kerana peranan guru mengajarkan sesuatu ilmu yang merupakan perkara penting di mana dengan ilmu tersebut manusia dapat menduduki tempat yang mulia dan terhormat dan dapat mengatasi berbagai kesulitan hidup sama ada kehidupan di dunia ataupun di akhirat.
Pendidikan yang diberikan itu hendaklah bermula dari rumah yang ditangani oleh ibu dan bapak. Selepas itu barulah berpindah ke peringkat sekolah hingga ke pusat pengajian tinggi bagi pendidikan berbentuk formal. Ibu dan bapak seharusnya mempunyai keperibadian dan akhlak yang mantap sebagai pendidik dan pembinbing seperti lemah lembut dalam pertuturan, pergaulan, sabar, lapang dada, istiqamah, berwawasan dan seumpamanya
III.KESIMPULAN
Dari pemaparan diatas dapat kami simpulkan bahwa akhlak sangat berpengaruh.terhadap kehidupan kita.Islam tanpa akhlak seperti rangka yang tidak memiliki isi, atau jasad yang tidak bernyawa.Dan kita sebagai umat islam wajib menunjukkan akhlak yang baik.
Akhlak adalah suatu kondisi yang tertanam di dalam jiwa yang menampilkan perbuatan-perbuatan dengan senang tanpa membutuhkan pemikiran dan penelitian.Hubungan akhlak atau  interaksi akhlak antara manusia dengan Allah, manusia sesama manusia,dan manusia dengan semua makhluk yang ada dibumi ini.Mengutip sabda Nabi Muhammad saw bahwa akhlak yang baik mencairkan dosa seperti air mencairkan es (salju) dan akhlak buruk merusak amalan seperti cuka merusak madu.
Dan sedikit saran dari pemakalah bahwa jadilah manusia yang berakhlak mulia karena itu akan memudahkanmu dari segala hal baik itu didunia maupun diakhirat kelak.Tanamkan ahklak baik itu juga dari sekarang!
REFERENSI
Uregnsi akhlak dan ritual islam dalam riwayat blog attubani
Muhammad Al Ghazali,akhlak seorang muslim,Al ma’rif,cet I,Bandung,1985
Tasaro,sebuah novel biografi Muhammad,PT Bentang Pustaka,Jakarta,2011





Tidak ada komentar:

Posting Komentar