MAKALAH
PENTINGNYA
BERAHKLAK MULIA DALAM KEHIDUPAN
DISUSUN
OLEH :
MARTONO
NIM:110241016
I.PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Segala puji bagi Allah
SWT sang pemilik langit dan bumi.Tuhan semesta alam yang selalu melimpahkan
rahmat-Nya dan memberi taufik dan hidayah-Nya untk kami sehingga makalah yang
berjudul Menjadi Manusia yang Berakhlak dapat
terselesaikan.Dan kami menyadari makalah ini masih terdapat
kekurangan-kekurangan jadi mohon kritik dan saran dari para pembaca dan semoga
makalah ini juga berguna untuk semua yang membacanya.
Manusia
sebagai makhluk yang berakhlak wajib menjaga akhlak yang baik dan menjauhi
akhlak yang buruk.Kualitas keberagamaan seseorang dinilai dari akhlak orang itu
sendiri.Ahklak merupakan dimensi nilai dari syariat islam maka,islam dapat
dilihat dari berbagai dimensi sebagai keyakinan,sebagai ajaran dan sebagai
aturan.
B.Rumusan
Masalah
Rumusan masalah dari makalah ini terdiri
dari :
1.Urgensi
akhlak dalam kehidupan
2.urgensi
akhlak dalam kehidupan pendidikan.
C.Tujuan
Penulisan
Adapaun tujuan penulisan makalah ini
adalah sebagai berikut:
1.Mengetahui
Urgensi akhlak dalam kehidupan,
2.Mengetahui
Akhlak dalam Kehidupan Pendidikan.
II.PEMBAHASAN
A.Urgensi
Akhlak dalam kehidupan
Akhlak
adalah roh kepada risalah Islam sementara syariat adalah lembaga jelmaan
daripada roh tersebut. Ini bererti Islam tanpa akhlak seperti rangka yang tidak
mempunyai isi, atau jasad yang tidak bernyawa. Sabda Rasulullah saw yang
bermaksud :"Islam itu akhlak yang baik". Begitu juga sabda
Baginda yang bermaksud : "Tidak ada sesuatu yang lebih berat
timbangannya selain daripada akhlak yang mulia."
Menurut
bahasa: kata akhlak berasal dari kata (al-khulq) berarti kebiasaan, perilaku,
perangai, tingkah laku, adat kebiasaan, namun juga berarti agama itu
sendiri.Kata (al-khulq) ini di dalam Al-Quran hanya terdapat pada dua tempat
saja, diantaranya:
Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) memiliki akhlak yang agung. (Al-Qalam: 4)Menurut istilah: Antara definisi akhlak menurut istilah adalah: sifat yang tertanam di dalam diri yang dapat mengeluarkan sesuatu perbuatan dengan senang dan mudah tanpa pemikiran, penelitian dan paksaan. Ibn Miskawaih, filsuf Islam yang terkenal mendefinisikan: Akhlak itu sebagai kondisi jiwa yang mendorong melahirkan perbuatan tanpa pemikiran dan penelitian.
Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) memiliki akhlak yang agung. (Al-Qalam: 4)Menurut istilah: Antara definisi akhlak menurut istilah adalah: sifat yang tertanam di dalam diri yang dapat mengeluarkan sesuatu perbuatan dengan senang dan mudah tanpa pemikiran, penelitian dan paksaan. Ibn Miskawaih, filsuf Islam yang terkenal mendefinisikan: Akhlak itu sebagai kondisi jiwa yang mendorong melahirkan perbuatan tanpa pemikiran dan penelitian.
Imam
Ghazali radhiyallahu anhu mengatakan: Akhlak adalah suatu kondisi yang
tertanam di dalam jiwa yang menampilkan perbuatan-perbuatan dengan senang tanpa
membutuhkan pemikiran dan penelitian. Apabila perbuatan yang keluar itu
baik dan terpuji menurut syara dan akal, perbuatan itu dinamakan akhlak yang
mulia. Sebaliknya ketika keluar perbuatan yang buruk, ia dinamakan akhlak
yang buruk.
Menurut
Islam: Islam memiliki dua sumber yaitu Al-Quran dan As-Sunnah yang menjadi
pegangan dalam menentukan segala urusan dunia dan akhirat. Kedua sumber
itu juga yang menjadi sumber akhlak Islamiyyah.Akhlak adalah suatu system yang menilai
perbuatan lahir dan batin manusia baik secara individu, kelompok dan masyarakat
dalam interaksi hidup antara manusia dengan baik secara individu, kelompok dan
masyarakat dalam interaksi hidup antara manusia dengan Allah, manusia sesama
manusia, manusia dengan hewan, dengan malaikat, dengan jin dan juga dengan
lingkungan
Akhlak
dengan sang pencipta.Dan Allah menerima salat seseorang bukan karena
sebagai hamba, tetapi lebih kepada kemuliaan akhlaknya, seperti ikhlas tanpa
pamrih, tidak bekerja karena atasan, menyantuni anak yatim, orang miskin, orang
yang terkena musibah, tidak bermaksiat. Bila akhlak kita belum baik, maka
salat belum di terima, bahkan ada kemungkinan kita termasuk orang-orang tidak
berakhlak, lebih dari itu, jika kita belum mampu mencegah diri dari perbuatan
keji dan mungkar, sebenarnya kita telah gagal dalam ritual salat, dan
kepribadian kita diragukan.
Bahkan,
manusia paling jelek di sisi Allah pada hari kiamat adalah manusia berakhlak
jelek, "Sesungguhnya manusia paling jelek di sisi Allah pada hari kiamat
adalah orang yang ditinggalkan orang lain karena menghindari
kejelekannya," (HR. Bukhari). Ternyata Allah mengolongkan manusia
yang tidak berakhlak termasuk manusia yang paling jelek di
hadapan-Nya. Sebaliknya orang paling dicintai oleh Rasulullah adalah yang
paling berakhlk sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat
tempat duduknya pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya,
"HR. At-Tirmidzi).
Ternyata,
orang mukmin yang sempurna imannya bukan karena banyak ibadahnya, tetapi yang
baik akhlaknya,) "Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang
yang paling baik akhlaknya," (HR. Abu Daud.
Dari
penjabaran diatas maka jelaslah akhlak merupakan hal yang vital dan kehidupan
kita terhadap Sang Pencipta.
Akhlak
dengan manusia diantaranya:
1.Akhlak dengan Rasulullah
yaitu
beriman dengan penuh keyakinan bahwa nabi Muhammad saw adalah benar-benar nabi
dan rasul Allah yang menyampaikan risalah kepada seluruh manusia dan
mengamalkan sunnah yang baik yang berbentuk perintah maupun larangan.
2.Akhlak dengan orangtua
2.Akhlak dengan orangtua
yaitu berbuat baik (berbakti) ke pada orang
tua. Berbuat baik di sini mengandung arti meliputi dari segi perbuatan,
perkataan dan tingkah laku.Misalnya berkata dengan sopan dan hormat,
merendahkan diri, berdoa untuk keduanya dan menjaga kebutuhan hidupnya ketika
mereka telah uzur dan sebagainya.Firman Allah yang artinya: "Kami
perintahkan manusia berbuat baik kepada kedua orang tua."
3.Akhlak dengan guru
3.Akhlak dengan guru
Maksud dari
sebuah hadits Nabi saw: "Muliakanlah orang yang kamu belajar
darinya." Setiap murid diharuskan memuliakan dan menghormati gurunya
karena peran guru mengajarkan sesuatu ilmu yang merupakan hal penting di mana
dengan ilmu tersebut manusia dapat menduduki tempat yang mulia dan terhormat
dan dapat mengatasi berbagai kesulitan hidup baik kehidupan di dunia maupun di
akhirat.
4.Akhlak kepada tetangga
4.Akhlak kepada tetangga
Umat Islam
dituntut untuk berbuat baik terhadap tetangga.Misalnya tidak menyusahkan atau
mengganggu mereka seperti membunyikan radio kuat-kuat, tidak membuang sampah di
muka rumah tetangga, tidak menyakiti hati mereka dengan kata-kata kasar atau
tidak sopan dan sebagainya. Bahkan berbuat baik terhadap tetangga dalam
pengertiannya itu dapat memberikan sesuatu pemberian kepada mereka apakah
dukungan moral atau material.
5.Akhlak suami istri
5.Akhlak suami istri
Firman Allah
Ta'ala: "Dan gaulilah olehmu istri-istri itu dengan baik."
6.Akhlak dengan anak- anak
6.Akhlak dengan anak- anak
Islam
menetapkan peraturan terhadap anak-anak.Sabda Rasulullah saw yang artinya:
"Anak lelaki disembelih aqiqahnya pada hari ketujuh dari kelahiran dan
diberi nama dengan baik-baik dan dihindarkan ia dari hal-hal yang
memudharatkan. Ketika berusia enam tahun harus diberi pengajaran dan pendidikan
akhlak yang baik."
7. Akhlak dengan kaum kerabat
7. Akhlak dengan kaum kerabat
Firman Allah yang artinya: "Sesungguhnya
Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan dan memberi kepada kaum
kerabat."
B.Urgensi Akhlak dalam Kehidupan
Pendidikan
Pendidikan
merupakan salah satu cara untuk mencorak manusia menjadi seseorang yang
beriman. Iman adalah dasar akhlak Islam. Tidak akan sempurna iman
seseorang jika tidak disertai oleh akhlak yang baik.Akhlak adalah sesuatu yang
dapat dirubah dan dibentuk. Karena itu setiap ayat al-Quran menyeru manusia
berbuat baik dan mencegah manusia dari melakukan perbuatan
mungkar. Biasanya didahului dengan panggilan "Wahai orang-orang yang
beriman" kemudian barulah diikuti dengan perintah atau larangan. Iman
yang teguh tetap membutuhkan akhlak yang teguh. Jika terjadi kemerosotan
akhlak di kalangan manusia, penyebabnya adalah kelemahan iman dan tunduk kepada
kefasikan atau kejahatan yang dilakukan oleh seseorang.
Dalam
kehidupan pendidikan,kita benar-benar harus mempunyai akhlak yang baik karena
dari lingkungan pendidikan inilah akhlak kita dapat dibentuk dan dirubah tapi
dalam hal ini lingkungan pendidikan inipun harus lingkungan pendidikan yang
berakhlak pula dan dengan pendidik yang juga berakhlak tinggi.Pendidik yang
bisa mengarahkan dan memberi contoh akhlak yang baik kepada semua yang ada
dilingkungan pendidikan itu sendiri.Karena tanpa pendidik yang berakhlak baik
maka,sangat tidak mungkin akhlak dilingkungan itu juga akan baik.
Sebuah hadisth
Nabi Muhammad saw: "Muliakanlah orang yang kamu belajar
daripadanya." Setiap murid dikehendaki memuliakan dan menghormati
gurunya kerana peranan guru mengajarkan sesuatu ilmu yang merupakan
perkara penting di mana dengan ilmu tersebut manusia dapat menduduki tempat
yang mulia dan terhormat dan dapat mengatasi berbagai kesulitan hidup sama ada
kehidupan di dunia ataupun di akhirat.
Pendidikan
yang diberikan itu hendaklah bermula dari rumah yang ditangani oleh ibu dan bapak.
Selepas itu barulah berpindah ke peringkat sekolah hingga ke pusat pengajian
tinggi bagi pendidikan berbentuk formal. Ibu dan bapak seharusnya mempunyai
keperibadian dan akhlak yang mantap sebagai pendidik dan pembinbing seperti
lemah lembut dalam pertuturan, pergaulan, sabar, lapang dada, istiqamah,
berwawasan dan seumpamanya
III.KESIMPULAN
Dari pemaparan
diatas dapat kami simpulkan bahwa akhlak sangat berpengaruh.terhadap kehidupan
kita.Islam tanpa akhlak seperti rangka yang tidak memiliki isi, atau jasad yang
tidak bernyawa.Dan kita sebagai umat islam wajib menunjukkan akhlak yang baik.
Akhlak
adalah suatu kondisi yang tertanam di dalam jiwa yang menampilkan
perbuatan-perbuatan dengan senang tanpa membutuhkan pemikiran dan
penelitian.Hubungan akhlak atau interaksi akhlak antara manusia
dengan Allah, manusia sesama manusia,dan manusia dengan semua makhluk yang ada
dibumi ini.Mengutip sabda Nabi Muhammad saw bahwa akhlak yang baik mencairkan
dosa seperti air mencairkan es (salju) dan akhlak buruk merusak amalan seperti
cuka merusak madu.
Dan sedikit
saran dari pemakalah bahwa jadilah manusia yang berakhlak mulia karena itu akan
memudahkanmu dari segala hal baik itu didunia maupun diakhirat kelak.Tanamkan
ahklak baik itu juga dari sekarang!
REFERENSI
Artikel UstadzKholid.com
Uregnsi akhlak
dan ritual islam dalam riwayat blog attubani
Muhammad Al Ghazali,akhlak seorang muslim,Al ma’rif,cet I,Bandung,1985
Tasaro,sebuah novel
biografi Muhammad,PT Bentang Pustaka,Jakarta,2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar